Panduan: Perlengkapan Bayi Baru Lahir

newborn20shopping20list
Unduh dokumen dalam format lain, DOC dan PDF

Menjadi calon ibu di perantauan saat studi, sendirian, masuk ke trimester kedua sudah mulai agak cemas. Akhirnya daripada banyak pikiran, saya mulai mempersiapkan yang membuat saya excited, yaitu membuat daftar belanja perlengkapan bayi yang baru lahir. Saat pertama kali googling, daftarnya panjaaaang sekali, saya sampai pusing sendiri dan belum paham semua istilahnya. Kenapa sudah mulai mempersiapkan dari sekarang? Saya saat ini memang baru hamil 13 minggu, tetapi tinggal di Inggris, yang harga barang-barangnya lumayan mahal, jadi harus menyusun strategi dari sekarang apa yang harus dibeli di Indonesia untuk menghemat biaya, calon ibu irit. Tulisan ini saya buat sebagai self-learning istilah perlengkapan bayi dan juga sebagai checklist barang yang perlu dibeli. Setelah nanti bayi saya lahir, akan saya perbarui lagi sesuai urgensi dan pemakaiannya.

Pakaian Bayi

1. Pakaian bayi
Pakaian bayi ini jenisnya banyak sekali, antara lain: (1) Baju lengan panjang dan celana panjang; (2) Baju lengan pendek dan celana pendek; (3) Baju tanpa lengan dan celana pop; (4) Bodysuit ada banyak bentuknya, segitiga atau kotak, bukaannya bisa kancing depan atau lewat leher; (5) Sleepsuit (seperti bodysuit tapi panjang) menutupi kaki, sleepsuit kaki terbuka; dan masih banyak lagi. Untuk bayi newborn disarankan memakai baju kancing depan (jangan yang model kancing pundak) karena lebih mudah dipasang, mengingat kepala bayi saat itu juga masih belum kuat dan harus disanggah. Setelah bayi berumur 1 bulan, sudah aman untuk dipakaikan baju jenis apa saja (lebih praktis model bodysuit), pilih yang kualitasnya bagus agar lebih awet dan tidak mudah melar.
Rekomendasi Merk Import: Mothercare, Carter’s, Next, Marks & Spencer, dan H&M
Rekomendasi Merk Lokal: Velvet, Libby, Boogybaby, Miyo

2. Popok
Popok, merupakan kebutuhan utama untuk bayi newborn karena pipis dan pupnya sering sekali, bisa 10-12 kali per hari. Jenisnya ada: (1) Popok kain tradisional; (2) Popok kain modern atau cloth diapers (clodi); dan (3) Popok sekali pakai atau pospak (diapers). Paling praktis menggunakan diapers, karena sekali pakai bisa langsung buang tidak perlu dicuci, namun bisa menyebabkan ruang untuk bayi newborn dan lagi harus menyediakan anggaran lebih. Popok kain walaupun sangat ekonomis dan aman untuk bayi newborn, tapi harus siap tenaga lebih untuk cuci popok kotor. Clodi, merupakan popok kain modern yang ada lapisan anti tembusnya. Jika ingin membeli clodi, cukup beli satu dulu untuk percobaan. Setelah saya simpulkan, selama 1 bulan pertama, mayoritas bayi newborn menggunakan popok kain tradisional saat siang hari dan diapers saat malam hari agar bayi (dan tentu ibunya) bisa tidur dengan tenang dan nyaman.
Rekomendasi Pospak: Merries New Born Diapers, Nepia Genki Tape Newborn, GOO.N Slim Tape Newborn
Rekomendasi Cloth Diapers: Rumparooz Cloth Diapers, Blueberry Cloth Diapers, Charlie Banana Cloth Diapers, Ecobum Cloth Diapers
Rekomendasi Popok Kain: Velvet, Libby, Little Q

3. Kain bedong bayi
Bedong bayi selain untuk memberikan kehangatan, dapat juga membantu belajar menggendong bayi saat awal kelahiran, biasanya hanya dipakai sampai satu minggu setelah kelahiran. Setelah tidak digunakan, bedong bayi dapat dipakai sebagai selimut, bedong kaki, alas ompol, atau alas tidur.
Rekomendasi: Bedong Instan Lanugo

4. Lap air liur atau sapu tangan (burb cloth)
Bayi akan sering gumoh (muntah), bertahak, atau berkeringat saat menyusui, maka dari itu diperlukan lap serbaguna (berbentuk handuk kecil kotak, bisa juga untuk substitusi waslap).

Sarung tangan kaki dan topi bayi – Opsional
Sarung tangan dan kaki serta topi ini fungsinya untuk menghangatkan bayi agar tidak masuk angin dan kembung, khusus sarung tangan supaya muka bayi tidak tercakar oleh tangannya. Sebenarnya menurut info dokter bayi tidak perlu disarungi agar reflek motorik halusnya bisa lebih berkembang, tetapi jika cuaca dingin ya disarungin saja. Topi sebenarnya jarang digunakan, tapi disarankan oleh dokter jika menyusui gunakan topi pada bayi.

Gurita bayi – Opsional
Gurita bayi hanya digunakan pada masa awal kelahiran, saat pusar masih ada. Gurita kurang lebih hanya dipakai selama satu minggu pertama, bahkan bisa kurang.

Celemek (bib/slabber) – Opsional
Bib atau slabber untuk bayi newborn digunakan nuntuk mengelap mulutnya sesudah menyusui, pada usia 3-4 bulan untuk mengelap air liur yang karena gigi tumbuh, dan lebih banyak terpakai saat masa MPASI.

Perawatan Bayi

Standar yang biasa digunakan biasanya minyak telon, body lotion, dan hair lotion agar bayi tetap harum, wangi dan terawat.

1. Termometer
Termometer penting sekali, berjaga-jaga untuk keselamatan bayi karena kadang bayi itu suka tiba-tiba demam. Sebaiknya beli termometer yang elektrik, jangan yang air raksa.

2. Gunting kuku
Kuku bayi itu cepat banget kukunya panjang. Memotong kuku awal-awal saat bayi tidur pelan-pelan, saat sudah mulai tumbuh besar, bisa potong kuku saat bangun agar bayi bisa belajar melihat proses potong kuku. Pilih yang bentuk gunting kecil (yang ujungnya membulat) jangan beli yang model gunting kuku biasa.

3. Pembersih telinga dan hidung bayi
Cotton buds diperlukan untuk membersihkan bagian luar telinga atau hidung.
Rekomendasi: Oogiebear Pembersih Telinga dan Hidung Bayi

4. Krim serbaguna
Krim serbaguna yang dapat berfungsi untuk gatal popok, biang keringan, cakaran kuku, dan lain-lain. Wajib dimiliki untuk mengobati ruam-ruam (merah) di kulit bayi yang sensitif.
Rekomendasi: Sudocream, Lucas Papaw

5. Minyak telon
Minyak telon pilih yang wanginya enak dan panasnya sesuai untuk bayi, berfungsi untuk mengindarkan bayi dari masuk angin.
Rekomendasi: Konicare Minyak Telon, Roosie Bebe Cream

6. Tisu (basah dan kering)
Kegunaannya sangat banyak, misalnya tisu basah dapat dipakai untuk membersihkan pipis dan pup bayi saat bepergian.

 

Sedotan ingus – Opsional
Saat bayi pilek, lumayan untuk membantu menyedot lendir di hidungnya, tetapi akan lebih efektif pakai inhalasi supaya dahaknya cair dan keluar lebih cepat.

Body lotion – Opsional

Hair lotion – Opsional

Sisir bayi – Opsional
Untuk sisir bayi, beli yang khusus untuk bayi agar lebih enak untuk merapikan rambutnya.

Cologne – Opsional
Penggunaan cologne sepertinya tidak perlu karena sudah wangi dari minyak telon.

Bedak bayi – Opsional
Bedak bayi sebenarnya tidak dianjurkan dipakai untuk bayi setiap hari, takut butiran bedaknya terhirup. Terkecuali ketika bayi kepanasan dan jadi keringet buntet, bedak salycil talc atau bedak dingin dapat diaplikasikannya hanya ke tempat yang terkena keringat saja, dioles pakai jari, jangan ditepuk, agar butiran bedak yang terbang tidak dihirup oleh bayinya.

Baby oil – Opsional
Baby oil biasanya digunakan untuk diteteskan di air mandinya, untuk pijat bayi, dan juga untuk membersihkan daerah lipatan-lipatan tubuh bayi.

Kain kassa steril atau alkafil – Opsional
Kassa alkohol untuk membungkus atau melindungi sisa tali pusar yang belum puput dari bakteri, biasanya suka dikasih dari pihak rumah sakit. Caranya gunakan alkafil / kain kassa steril + cairan alcohol + cotton bud untuk membersihkan pusar.

Perlengkapan Mandi Bayi

1. Bak mandi (bathub)
Pilih bak mandi yang biasa saja agar bisa dipakai sampai besar, cari yang rendah pinggirnya agar ibu tidak pegal saat memandikan bayi. Jangan pilih yang pakai pompa atau yang didalamnya ada tempat duduknya. Lebih baik pilih yang bisa dilipat sampai mendatar agar tidak makan tempat.
Rekomendasi: Stokke The Foldable Baby Bath, Karibu Folding Bath

2. Handuk bayi
Jangan lupa beli cadangan untuk handuk bayi karena kadang saat selesai dimandikan, bayinya bisa pipis di handuk, minimal 3 buah. Kalau bisa beli yang bahannya halus, tipis, dan cepat kering, dan ada topinya karena bayi newborn setelah mandi harus langsung ditutup kepalanya.
Rekomendasi: Handuk Jepang Kawamoto (Cotton Tree)

3. Washlap mandi
Untuk washlap mandi, bisa beli selusin karena akan lebih sering dipakai, baik saat mandi atau untuk membersihkan liur bayi. Untuk newborn baby, baiknya dimandikan menggunakan washlap, jika sudah agak besar baru mandi yang dibilas atau direndam di bak mandi.

4. Toiletries bayi (sabun & shampoo)
Biasanya khusus bayi sudah sabun sekalian shampo, jadi pilih yang top to toe wash saja biar praktis. Biasanya pihak rumah sakit akan memberikan seperangkat toiletries yang bisa cukup untuk 2-4 minggu setelah melahirkan. Jika harus beli, beli yang kemasan kecil dulu karena seringkali bayi bereaksi pada beberapa merek. Cari merek yang netral dan aman.
Rekomendasi: Sebamed, Naïf Care, Mustela

5. Kapas bulat dan baskom kecil
Kapas bulat ini bukan untuk mandi, tetapi berfungsi untuk membersihkan pup dan pipis bayi. Caranya cukup dicelupkan di air hangat, satu kapas dipakai satu kali saja diusap searah dari kemaluan ke anus (biasanya sekali pup habis 3-5 bola kapas). Jadi tidak perlu pakai tisu basah yang kadang bikin iritasi kulit bayi. Tips biar tidak repot bolak balik ambil air, sediakan wadah/baskom kecil khusus untuk air. Tiap akan ganti popok dan membersihkan bayi, kapas dicelup ke air, dan kapas kotor tinggal dibuang langsung ke tempat sampah. Jadi air dan kapas bulat yang belum dipakai tetap bersih. Air untuk membasuh kotoran dapat dicampur dengan Dettol Antiseptic (Lactacyd) agar lebih steril, berguna jika khawatir dengan kualitas air di rumah, atau jika bayinya alergi.

6. Kursi jaring (baby bather) – Opsional
Baby bather bisa dipakai dengan diletakkan di dalam ember dangkal yang lebar. Membantu untuk memandikan bayi di bak mandi, soalnya banyak yang tidak berani karena takut bayi tenggelam.
Rekomendasi: Summer Infant Deluxe Baby Bather

7. Meja ganti (baby fafel) – Opsional
Baby tafel biasanya dipakai untuk memandikan bayi dengan washlap di meja tafel, lalu setelah selesai baru dibasuh di bak mandi.

Perlengkapan Tidur Bayi

Perlengkapan tidur bayi juga sebenarnya tergantung pilihan orang tua bayi, apakah bayi akan tidur bersama orang tua (co-sleeping) atau tidur sendiri terpisah (di baby box).

1. Perlak waterproof
Perlak atau alas ompol waterproof sebaiknya yang permukaannya rata, tidak perlu yang bergelembung, sebab sulit dibersihkan jika terkena kotoran. Fungsinya agar pipis dan pup bayi tidak tembus ke sprei, untuk memandikan bayi newborn di kasur, dan juga untuk membersihkan pipis dan pup saat sedang tidak mandi. Beli perlak karet biasa saja, jangan perlak modern yang dilapis kain waterproof lagi, karena jika basah ujung-ujungnya semuanya harus dicuci, kurang praktis.
Rekomendasi: Perlak Renata

Alas tidur dan alas ompol
Alas tidur diletakkan di atas perlak waterproof. Sedangkan alas ompol bisa dilapis lagi di atas alas tidur. Agar hemat, bisa menggunakan kain bedong berbahan flanel untuk alas tidur.

Selimut bayi
Sebenarnya selimut bayi fungsinya bukan untuk tidur, karena biasanya sudah dibedong. Atau kalau memang tidak dibedong, kain bedong itu sendiri bisa digunakan sebagai selimut. Selimut bayi tetap diperlukan untuk membawa bayi newborn bepergian keluar rumah, misalnya untuk imunisasi atau kontrol ke rumah sakit. Pilih selimut bayi berbahan tebal yang ada topinya. Hindari beli dengan bahan yang berbulu, takut bayi masih rentan atau alergi dengan debu/bulu. Opsinya bisa membeli bahan yang mirip handuk tetapi lembut, selain hangat juga mudah dibersihkan.
Rekomendasi: Maison Elmesa, Dreamsyard

Bantal peyang, bantal, guling – Opsional
Sebenarnya tidak semua bayi nyaman menggunakan bantal, namun jika ingin beli, jangan lupa siapkan cadangan sarungnya karena kepala bayi seringkali basah dengan keringat, perlu diganti bantalnya agar tidak bau. Bantal peyang juga dipakainya hanya sebentar, biasanya untuk sanggahan kepala bayi yang belum kuat untuk digerakkan. Untuk guling, biasanya dipakai untuk batas-batas badan bayi saja, agar tidak kemana-mana saat tidur atau main.
Rekomendasi: Dreamsyard, Baby Loop

Kelambu – Opsional
Kelambu sangat berguna jika dirumahnya banyak nyamuk, agar bayi tidak mudah terganggu tidurnya oleh gangguan nyamuk. Bisa pilih yang model biasa saja, model buka tutup seperti payung. Sepertinya saya tidak akan beli, mengingat di Inggris tidak ada nyamuk. Namun sepertinya penting punya kalau di Indonesia, agar bayi tidak digigit nyamuk.

Baby box – Opsional
Boks bayi sebenarnya tidak perlu jika bayi akan tidur bersama orang tuanya. Namun jika memang perlu beli, jangan lupa untuk mempersiapkan kasur, seprai, alas perlak, dan bumper pelindung sisi boks bayi. Opsi lain jika tetap ingin beli tapi ingin yang praktis, bisa pilih Nuna Sena karena ketika dilipat menjadi kecil sekali dan tidak memakan tempat.

Perlengkapan Menyusui

Khusus bagian ini sebenarnya tergantung keputusan ibu, apakah akan menyusui bayinya secara langsung atau tidak. Ada ibu yang harus bekerja sehingga tidak bisa menyusui secara langsung, sehingga perlengkapan ini wajib dibeli jika ingin bayi tetap mendapat asi eksklusif. Jadi, kembali ke pilihan masing-masing, karena kebutuhan datang dari pilihan. Namun sebenarnya tidak ada salahnya untuk mempersiapkan hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya ingin menyusui langsung tetapi karena bayi kuning (bilirubinnya tinggi), harus disinar di rumah sakit, jadi terpaksa harus memberikan asi lewat botol, atau saat ibu sakit, dan juga bisa dipakai untuk mengosongkan asi saat bayi sedang tidak lapar atau sedang tidak mau menyusui.

1. Breastpump
Baik untuk ibu di rumah atau ibu bekerja, kegiatan pompa ASI di awal sangat dibutuhkan. Biasanya untuk mengosongkan agar ASI terisi kembali, efeknya dapat memacu produksi ASI menjadi cepat bertambah. Beberapa ulasan menyebutkan bahwa lebih enak yang manual karena lebih banyak hasilnya, tetapi kembali lagi ke preferensi dan kecocokkan masing-masing. Selain itu, jangan lupa untuk belajar memerah ASI dengan tangan karena sebenarnya bisa lebih efektif dan banyak hasilnya.
Rekomendasi: Medela Harmony (Manual), Medela Swing (Electric)

2. Botol penyimpanan dan kantung plastik steril
Botol penyimpanan ASIP ini jenisnya ada botol plastik yang bisa dipasang pompa, botol kaca tutup karet, botol kaca tutup karet lama, dan lain-lain. Botol kaca lebih aman dibandingkan botol plastik. Untuk botol plastik jenisnya ada yang standard neck dan wideneck, disesuaikan sama kebutuhan saja perlunya yang mana. Selain botol plastik dan kaca, ASIP juga bisa disimpan dalam kantung plastik steril khusus. Penggunaan kantung plastik steril khusus ini praktis karena bisa hanya bawa satu botol untuk pompa dan hasil perahannya dipindahkan ke kantung plastik tersebut dan bisa langsung dibekukan. Penyimpanan ASIP dengan botol lebih hemat dibandingkan dengan kantung steril, karena bisa dipakai ulang. Kekurangannya, botol makan tempat di freezer. Biasanya setelah freezer penuh dengan botol, ganti cara penyimpanan dengan kantung steril. Saya dari awal tidak beli botol karena dari artikel yang saya baca, awalnya beli botol tetapi pada akhirnya semua pada berganti pakai kantung steril karena kulkas yang tidak cukup. Beli kantung asi steril yang tidak kaku agar bisa dipipihkan.
Rekomendasi: Botol Kaca ASI BKA, Kantong ASI Momo, Kantong ASI Natur

3. Cooler bag
Cooler bag berguna untuk menyimpan ASIP, membawa ASIP dan peralatan ASIP di perjalanan termasuk ice pack atau ice gel, dan juga terakhir, bisa untuk makanan hangat saat MPASI nanti. Cooler bag ada dua tipe, single atau dual compartment. Tipe single compartment biasanya digunakan untuk yang memerah ASI dengan tangan atau pompa manual serta perlengkapannya tidak begitu banyak (sebatas botol, icepack, pompa manual, kantung plastik steril). Sedangkan tipe dual compartment biasaya digunakan untuk yang menggunakan pompa elektrik, yang penyimpanannya harus dipisah dengan ASIP dan icepack.
Rekomendasi: Igloo Dual Compartment 24, Igloo Leftover Tote 9, Gabag Ethnic

4. Ice pack / ice gel
Digunakan untuk mendinginkan ASI selama di kantor atau di perjalanan. Bentuknya bervariasi, ada yang kemasannya keras (icepack) dan lekukan (2 lekuk, 3 lekuk) atau flat (bata), ada juga yang kemasannya seperti kantung (icegel) dengan ukuran kecil, sedang, besar, berbentuk selimut, dan lainnya. Cari yang awet, yang dipakai 12 jam masih dingin dan tidak mencair.
Rekomendasi: Igloo Maxcold Ice Glaze

5. Cupfeeder atau botol dot
Berfungsi untuk mengajarkan bayi minum ASIP tidak langsung dari ibunya, ada dua pilihan, yaitu cupfeeder atau dot. Idealnya lebih baik pakai cupfeeder (atau bisa juga pakai sendok/pipet) untuk menghindari risiko bingung puting (bingung puting yaitu bayi tidak ingin menyusu langsung dari ibunya, karena terbiasa pakai dot). Pemakaian cupfeeder cukup sulit dan harus sabar, kadang bayi tidak bisa berhenti bergerak jadi asi tumpah kemana-mana, sayang juga. Jika terpaksa pakai dot, cari yang alirannya lambat, nipple-nya lembut dan ada ventilator yang mencegah kembung.
Rekomendasi: Medela Cup Feeder, Dr. Browns Wide Neck, Pigeon Peristaltic Wide Neck

Steriliser – Opsional
Sebenarnya untuk sterilisasi bisa juga menggunakan panci dengan merebus air panas. Namun apabila berencana membeli, kalau bisa jangan beli yang uap, kata teman saya sterilizer uap ujung-ujungnya tidak terpakai, sekalian beli saja yang elektrik untuk investasi di masa mendatang, bisa dipakai untuk mainan bayi dan lainnya.
Rekomendasi: Haenim, Upang

Bottle warmer – Opsional
Alat untuk menghangatkan botol ASIP. Sebenarnya bisa juga dihangatkan menggunakan panci yang didalamnya ada air panas.

Perlengkapan lainnya – Opsional
Sabun cuci botol food grade, drying rack (buat menempatkan dan mengeringkan botol yang udah dicuci), capitan untuk mengambil botol ASIP.

Perlengkapan Ibu

1. Bra menyusui
Selama menyusui sebaiknya selalu pakai bra agar payudara tidak turun. Cari yang nyaman dipakai (tidak ada kawat) dan mudah untuk dibuka agar bayi dapat segera menyusu saat kelaparan.
Rekomendasi: Cheerilee, Mooimom, Mamaway

2. Breastpad
Fungsinya untuk mencegah ASI merembes ke baju, biasanya kalau sudah waktunya pumping tandanya memang merembes. Breastpad ada yang disposable (sekali pakai) dan washable/reusable. Kembali lagi, pilih sesuai preferensi. Beberapa artikel menyebutkan bahwa yang tipe disposable lebih nyaman dan benar-benar menyerap rembesan ASI lebih baik. Sedangkan untuk tipe yang washable/reusable, biasanya enak dipakai 2-3 kali aja setelah itu lama-lama kaku dan tidak begitu menyerap ASI lagi.
Rekomendasi: Bamboobies Reusable

3. Pembalut nifas
Saat awal setelah melahirkan, tiap pipis harus ganti pembalut, karena ada bekas jahitan yang harus selalu bersih. Selain pakai pembalut nifas bisa juga pake pembalut biasa tipe night extra long.
Rekomendasi: Dacco Pembalut Bersalin, Monalisa Pembalut Bersalin

Baju menyusui / baju kancing depan – Opsional
Agar lebih mudah untuk menyusui, beli agak banyak karena terkadang suka kena ompol bayi. Beli yang biasa saja untuk dipakai dirumah, cari bahan yang adem, kalau sudah punya sebenarnya tidak perlu beli. Untuk bepergian, bisa pakai baju atau kemeja kancing depan, tetapi kadang yang berkancing suka lama proses bukanya, biasanya bayi sudah keburu rewel, baiknya yang tidak berkancing tapi ada bukaan depan khusus menyusui.
Rekomendasi: Mamigaya

Korset / gurita ibu – Opsional
Korset ini berfungsi untuk mengencangkan perut setelah melahirkan, agar tidak kembung dan tidak kendor. Pilih yang pakai velcro, jangan yang pakai tali, karena pemakaiannya sulit sekali.
Rekomendasi: Bellefit, Belly Bandit

Nipple cream – Opsional
Keperluan tambahan untuk lecet puting yang sebaiknya dipersiapkan saja terlebih dahulu, walaupun belum tentu terpakai. Bisa juga dipakai untuk melenturkan puting sebelum menyusui.
Rekomendasi: Lansinoh HPA® Lanolin Nipple Cream, Medela Purelan Nipple Cream

Nursing cover – Opsional
Penting untuk dipakai saat keluar rumah dengan bayi, minimal punya 1 (atau 2 untuk cadangan jika sedang dicuci), karena bayi tidak kenal tempat jika mau menyusui. Sebenarnya bisa juga pakai selimut bayi atau gendongan bayi dari kain, jika tidak mau membeli nursing cover.
Rekomendasi: Bebe au Lait

Nursing pillow – Opsional
Ini lumayan membantu untuk ibu yang pertama kali menyusui, biasanya suka agak bingung menggendong bayinya harus seperti apa.
Rekomendasi: Baby Loop

Perlengkapan Bepergian

1. Gendongan (babywearing gears)
Untuk gendongan, jenisnya bermacam-macam, yaitu baby wrap, baby slings, dan baby carriers. Saat masih bayi newborn sebaiknya pakai yang model baby wrap atau pakai kain jarik tradisional saja. Saat sudah usia 3 bulan, bisa pakai baby carrier (tipenya ada yang SSC atau soft structure carriers, ada yang HSC atau hip seat carriers). Pilih warna yang netral agar suami bisa pakai juga.
Rekomendasi: Sleepy Wrap, Bobyta Baby Wrap, Boba Carrier, Ergo Baby Carrier, Baba Sling, Tula Free To Grow (SSC), I-Angel Rainbow 2 (SSC+HSC)

2. Tas bayi (diaper bag)
Penting untuk membawa berbagai macam perlengkapan bayi saat bepergian. Untuk bayi baru lahir, sebaiknya beli yang model selempang samping saja jangan yang ransel, biar mudah kalau mau ambil apa-apa. Sebenarnya tidak perlu beli jika sudah punya tas besar yang bisa muat berbagai macam barang bayi. Pilih yang netral, unisex (agar bisa dipakai suami), dan yang banyak kompartemennya.
Rekomendasi: Babyscot, Okie Dog, SkipHop, BabyMel, dan Timi and Leslie, Snooby

Kereta dorong bayi (stroller) – Opsional
Diperlukan biasanya untuk yang tidak memiliki pengasuh, agar saat bepergian ibunya bisa handsfree melakukan hal lain sambil membawa bayi. Pilih yang menghadap ke ibu agar bayi nyaman. Untuk bayi newborn stroller harus yang datar untuk menidurkan bayi, bisa juga dipakai untuk menjemur bayi. Selain itu, beberapa hal lain yang perlu diperhatikan adalah kapasitas beban dan usia anak, tempat penyimpanan barang, tinggi pegangan stroller, mudah dibuka dibawa dan dilipat, ukuran stroller, dan kanopi.
Rekomendasi: Silver Cross, Mamas & Papas, Maclaren, Quinny Zapp, Stokke, Bugaboo, 4moms

Baby bouncer – Opsional
Membantu bayi agar bisa lepas dari gendongan ibunya.
Rekomendasi: Nuna Leaf

Car seat – Opsional
Car seat hanya perlu apabila memiliki mobil. Pilih yang berkualitas bagus karena dapat dipakai mulai dari bayi newborn hingga toddler.
Rekomendasi: Britax First Class.

Tips
  • Beberapa barang banyak yang harganya cukup memusingkan, karena sifatnya barang elektronik, sebagai alternatif daripada membeli sekaligus, dapat dijadikan daftar hadiah jika ada teman atau keluarga yang bertanya.
  • Sebelum belanja sebaiknya membuat budget, karena bisa over limit. Banyak barang yang ingin dibeli padahal tidak harus dibeli saat pembelanjaan pertama untuk newborn, termasuk peralatan makan atau MPASI.
  • Barang belanjaan bayi itu sangat banyak, sementara ada beberapa yang belum waktunya untuk dibuka (apalagi alat elektronik), lebih baik membeli container besar dan disimpan jadi satu sebelum waktunya melahirkan.
Referensi
  1. http://www.echaimutenan.com/2015/08/perlengkapan-wajib-menjelang-kelahiran.html
  2. https://juzacheezytalk.wordpress.com/2015/03/26/392/
  3. http://www.sanirosa.com/2017/01/daftar-perlengkapan-bayi-baru-lahir.html
  4. http://www.the-alvianto.com/2015/02/berbelanja-kebutuhan-bayi.html
  5. https://fielkom2006.wordpress.com/2015/01/01/daftar-perlengkapan-bayi-baru-lahir-si-cantik/
  6. http://www.windiland.com/2016/01/serba-serbi-perlengkapan-bayi-baru-lahir.html
  7. http://www.tirashop.com/390/catatan-list-daftar-belanja-bayi-newborn/
  8. http://tips-ummi.blogspot.co.uk/2015/05/review-clodi-lokal-dan-import.html
  9. http://simplenailah.blogspot.co.uk/2015/06/ecobum-cover-review-clodi.html
  10. http://sierindiary.blogspot.co.uk/2015/09/tips-memilih-clodi-ala-mama-sierin.html
  11. http://www.dyahayuamallia.com/2015/03/review-clodi-oh-clodi.html
  12. http://mommiesdaily.com/2010/04/07/not-1-but-11-cloth-diaper-reviews/
  13. http://nnannas.blogspot.co.uk/2015/10/belanjaan-buat-baby-f.html
  14. https://agnesiaa.wordpress.com/tag/toko-perlengkapan-bayi/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s