Sebelumnya, untuk yang pusing lihat daftar perlengkapan bayi yang sangat panjang, bisa cek tulisan Rekomendasi: Perlengkapan Bayi Minimalis dan Esensial, di sana ada perlengkapan bayi versi pendek, dan saya tulis barang-barang yang benar-benar saya pakai hingga sekarang Rasya berumur 1 tahun lebih. Kalau untuk tulisan ini, adalah perlengkapan bayi versi lengkapnya ya..

Beli di mana? Kalau saya dulu tidak datang langsung ke toko bayi di ITC (sempat mampir ke toko bayi di Bintaro Jaya, hanya untuk pegang bahan baju bayi), hampir semuanya beli online, lewat Shopee atau Tokopedia. Shopee biasanya langsung search dan urutkan langsung berdasarkan “terlariskarena saya malas untuk lihat review penjualnya 1-1.

newborn20shopping20list
Unduh dokumen dalam format lain, DOC dan PDF

Menjadi calon ibu di perantauan saat studi, sendirian, masuk ke trimester kedua sudah mulai agak cemas. Akhirnya daripada banyak pikiran, saya mulai mempersiapkan yang membuat saya excited, yaitu membuat daftar belanja perlengkapan bayi yang baru lahir. Saat pertama kali googling, daftarnya panjaaaang sekali, saya sampai pusing sendiri dan belum paham semua istilahnya. Kenapa sudah mulai mempersiapkan dari sekarang? Saya saat ini memang baru hamil 13 minggu, tetapi tinggal di Inggris, yang harga barang-barangnya lumayan mahal, jadi harus menyusun strategi dari sekarang apa yang harus dibeli di Indonesia untuk menghemat biaya, calon ibu irit. Tulisan ini saya buat sebagai self-learning istilah perlengkapan bayi dan juga sebagai checklist barang yang perlu dibeli.

Pakaian Bayi

1. Pakaian bayi

Pakaian bayi ini jenisnya banyak sekali, antara lain: (1) Baju lengan panjang dan celana panjang; (2) Baju lengan pendek dan celana pendek; (3) Baju tanpa lengan dan celana pop; (4) Bodysuit atau romper ada banyak bentuknya, segitiga atau kotak, bukaannya bisa kancing depan atau lewat leher; (5) Sleepsuit (seperti bodysuit tapi panjang) menutupi kaki, sleepsuit kaki terbuka; dan masih banyak lagi. Untuk bayi newborn saya sarankan  memakai baju model kancing depan atau model kimono (jangan yang model kancing pundak) karena lebih mudah dipasang, mengingat kepala bayi saat itu juga masih belum kuat dan harus disanggah. Setelah bayi berumur 1 bulan, sudah aman untuk dipakaikan baju jenis apa saja (lebih praktis model bodysuit), pilih yang kualitasnya bagus agar lebih awet, tidak bladus, dan tidak mudah melar.

Rekomendasi Merk Import: Bonds, Mothercare, Next, Marks & Spencer, Carter’s, H&M

Rekomendasi Merk Lokal: Palmerhaus, Boogybaby, Velvet, Libby, Miyo

2. Popok

Popok, merupakan kebutuhan utama untuk bayi newborn karena pipis dan pupnya sering sekali, bisa 10-12 kali per hari. Jenisnya ada: (1) Popok kain tradisional; (2) Popok kain modern atau cloth diapers (clodi); dan (3) Popok sekali pakai atau pospak (diapers). Paling praktis menggunakan diapers, karena sekali pakai bisa langsung buang tidak perlu dicuci, namun bisa menyebabkan ruam untuk bayi newborn dan lagi harus menyediakan anggaran lebih. Popok kain walaupun sangat ekonomis dan aman untuk bayi newborn, tapi harus siap tenaga lebih untuk cuci popok kotor. Clodi, merupakan popok kain modern yang ada lapisan anti tembusnya. Jika ingin membeli clodi, cukup beli satu dulu untuk percobaan. Setelah saya simpulkan, selama 1 bulan pertama, mayoritas bayi newborn menggunakan popok kain tradisional saat siang hari dan diapers saat malam hari agar bayi (dan tentu ibunya) bisa tidur dengan tenang dan nyaman. Saya sendiri dari awal pakai pospak langsung dan sampai sekarang belum tertarik mencoba clodi, sudahlah, yang penting realistis saja, yang penting ibu waras ya nak, hahaha..

Rekomendasi Pospak: Merries New Born Diapers, Nepia Genki Tape Newborn, GOO.N Slim Tape Newborn

Rekomendasi Cloth Diapers: Rumparooz Cloth Diapers, Blueberry Cloth Diapers, Charlie Banana Cloth Diapers, Ecobum Cloth Diapers

Rekomendasi Popok Kain: Velvet, Libby, Little Q

3. Bib/slabber/burp cloth untuk bayi newborn digunakan untuk lap mulutnya sesudah menyusui, tapi jujur, saya sendiri baru sering pakai bib pada bayi saya usia 3-4 bulan untuk mengelap air liur yang karena gigi tumbuh, dan lebih banyak terpakai saat sudah MPASI, jadi kalau mau beli, lebih baik beli yang ukuran besar saja. Saya sangat suka burp cloth-nya Aden Anais karena serbaguna, bisa dipakai buat lap gumoh/muntah, dahak, keringat bayi, dan lainnya. Selain itu merk Carter’s juga bagus untuk dipakai pergi, karena belakangnya waterproof, jadi tidak bikin baju yang sedang dipakai ikutan basah (seperti kalau pakai yang Aden Anais). Jadi biasanya saya dirumah pakai yang Aden Anais, kalau pergi pakai yang Carter’s.

Opsional

  • Bedong bayi selain untuk memberikan kehangatan, dapat juga membantu belajar menggendong bayi saat awal kelahiran, biasanya hanya dipakai sampai satu minggu setelah kelahiran. Setelah tidak digunakan, bedong bayi dapat dipakai sebagai selimut, bedong kaki, alas ompol, atau alas tidur. Pada akhirnya saya tidak pernah bedong bayi saya, akhirnya kain bedong yang sudah saya beli hanya dipakai buat lap bersih-bersih setelah bayi makan karena berantakan pakai metode BLW, hahaha.
  • Sarung tangan dan kaki ini fungsinya untuk menghangatkan bayi agar tidak masuk angin dan kembung, khusus sarung tangan supaya muka bayi tidak tercakar oleh tangannya. Sebenarnya menurut info dokter bayi tidak perlu disarungi agar reflek motorik halusnya bisa lebih berkembang, lagipula jika tercakar, cepat sekali sembuhnya. Saya sendiri tidak beli sama sekali, tetapi bayi saya menggunakan sleepsuit yang ada integrated mitten-nya, jadi hemat, saya suka sleepsuit merk mothercare atau bonds.
  • Gurita bayi hanya digunakan pada masa awal kelahiran, saat pusar masih ada. Gurita kurang lebih hanya dipakai selama satu minggu pertama, bahkan bisa kurang. Saya tidak beli, di Inggris tidak ada bayi yang dipakaikan gurita bayi, sepertinya di Indonesia juga sudah jarang ya.
Perawatan Bayi

Saya termasuk ibu-ibu minimalis, setelah bayi saya dimandikan, hanya saya pakaikan body lotion (Aveeno Baby) agar kulit bayi tetap lembab dan minyak telon (Telon Cream Bebe Rosie) agar hangat, itupun kalau ingat dan bayinya tidak sedang rungsing.

1. Termometer

Termometer penting sekali, berjaga-jaga untuk keselamatan bayi karena kadang bayi itu suka tiba-tiba demam. Sebaiknya beli termometer yang elektrik, jangan yang air raksa. Dulu saya pakai yang merk Tommee Tippee (dapat dari paketan), tetapi akhirnya saya beli lagi merk Braun Thermoscan 7, kata teman saya yang berprofesi dokter, merk yang biasa dipakai di rumah sakit itu merk Braun dan lebih baik pakai yang ditempelkan ke kuping karena lebih akurat. Kebetulan dulu bayi saya pernah kena bakteri Salmonella, jadi ada masanya dimana sering sekali bolak balik ke UGD karena demamnya sangat tinggi (sampai 40 derajat), jadi investasi untuk termometer yang bagus itu penting, tetap akan terpakai sampai besar kok.

2. Gunting kuku

Kuku bayi itu cepat banget kukunya panjang. Memotong kuku awal-awal saat bayi tidur pelan-pelan, saat sudah mulai tumbuh besar, bisa potong kuku saat bangun agar bayi bisa belajar melihat proses potong kuku. Pilih yang bentuk gunting kecil (yang ujungnya membulat) jangan beli yang model gunting kuku biasa, lebih mudah pakainya. Saya pakai merk Tommee Tippee dari paketan, sejauh ini belum merasa perlu ganti merk lain.

3. Pembersih telinga dan hidung bayi

Cotton buds diperlukan untuk membersihkan bagian luar telinga atau hidung. Dulu saya pakai Oogiebear Pembersih Telinga dan Hidung Bayi, namun hilang saat saya pulang ke Indonesia, akhirnya tidak beli lagi. Apalagi bayi saya sempat pernah kesakitan saat dikorek telinganya, dan setelah saya tanyakan kepada health visitor di Inggris, ternyata bayi itu tidak perlu dikorek telinganya, justru kalau dikorek akan membahayakan, nanti juga akan keluar sendiri kotorannya. Untuk hidung, saya akhirnya bersihkan saat mandi saja pakai air mengalir.

4. Krim serbaguna

Krim serbaguna yang dapat berfungsi untuk gatal popok, biang keringan, cakaran kuku, dan lain-lain. Wajib dimiliki untuk mengobati ruam-ruam (merah) di kulit bayi yang sensitif. Saya pakai Sudocream dan Lucas Papaw, menurut saya wajib minimal punya 1 krim dari 2 merk tersebut.

5. Minyak telon

Minyak telon pilih yang wanginya enak dan panasnya sesuai untuk bayi, berfungsi untuk mengindarkan bayi dari masuk angin. Saya lebih suka yang cream karena tidak lengket. Saya dulu beli merk Konicare tapi tidak dipakai sampai habis akhirnya sampai sekarang langganan beli Telon Cream Bebe Rosie.

6. Tisu (basah dan kering)

Kegunaannya sangat banyak, misalnya tisu basah dapat dipakai untuk membersihkan pipis dan pup bayi saat bepergian.

Opsional

  • Sedotan ingus. Saat bayi pilek, lumayan untuk membantu menyedot lendir di hidungnya, tetapi akan lebih efektif pakai inhalasi supaya dahaknya cair dan keluar lebih cepat. Saya punya karena sepaket sama sisir, termometer bayi, dan perintilan lainnya, tapi tidak terpakai.
  • Body dan hair lotion. Karena saya di Inggris, dan udara di sini sangat kering, jadi setelah mandi saya pakaikan body lotion saja.
  • Sisir bayi. Untuk sisir bayi, beli yang khusus untuk bayi agar lebih enak untuk merapikan rambutnya. Menurut saya tidak penting, karena bayi belum butuh disisir, hehe.
  • Cologne. Penggunaan cologne sebenarnya tidak perlu karena sudah wangi dari minyak telon.
  • Bedak bayi. Bedak bayi sebenarnya tidak dianjurkan dipakai untuk bayi setiap hari, takut butiran bedaknya terhirup. Terkecuali ketika bayi kepanasan dan jadi keringet buntet, bedak salycil talc atau bedak dingin dapat diaplikasikannya hanya ke tempat yang terkena keringat saja, dioles pakai jari, jangan ditepuk, agar butiran bedak yang terbang tidak dihirup oleh bayinya.
  • Baby oil. Baby oil biasanya digunakan untuk diteteskan di air mandinya, untuk pijat bayi, dan juga untuk membersihkan daerah lipatan-lipatan tubuh bayi.
  • Kain kassa steril atau alkafil. Kassa alkohol untuk membungkus atau melindungi sisa tali pusar yang belum puput dari bakteri, biasanya suka dikasih dari pihak rumah sakit. Caranya gunakan alkafil / kain kassa steril + cairan alcohol + cotton bud untuk membersihkan pusar. Saya sendiri sudah beli tapi akhirnya tidak terpakai, karena sudah puput sendiri dan kata midwife atau bidan di Inggris tidak perlu dibersihkan.
Perlengkapan Mandi Bayi

1. Bak mandi (bathub)

Pilih bak mandi yang biasa saja agar bisa dipakai sampai besar, cari yang rendah pinggirnya agar ibu tidak pegal saat memandikan bayi. Jangan pilih yang pakai pompa atau yang didalamnya ada tempat duduknya. Lebih baik pilih yang bisa dilipat sampai mendatar agar tidak makan tempat. Sebenarnya kalau sudah ada bathtub di kamar mandi, tidak perlu beli lagi, cukup beli baby bather saja.

Rekomendasi: Stokke The Foldable Baby Bath, Karibu Folding Bath

2. Kursi jaring (baby bather)

Baby bather bisa dipakai dengan diletakkan di dalam ember dangkal yang lebar. Menurut saya sangat membantu untuk memandikan bayi di bak mandi atau di bathtub, soalnya banyak yang tidak berani karena takut bayi tenggelam. Dari pengalaman pribadi, baby bather terpakai dari newborn hingga bayi saya berusia 10 bulan.

Rekomendasi: Summer Infant Deluxe Baby Bather

3. Handuk bayi

Jangan lupa beli cadangan untuk handuk bayi karena kadang saat selesai dimandikan, bayinya bisa pipis di handuk, minimal 3 buah. Kalau bisa beli yang bahannya halus, tipis, dan cepat kering, dan ada topinya karena bayi newborn setelah mandi harus langsung ditutup kepalanya.

Rekomendasi: Handuk Jepang Kawamoto (Cotton Tree)

4. Washlap mandi

Untuk washlap mandi, bisa beli selusin karena akan lebih sering dipakai, baik saat mandi atau untuk membersihkan liur bayi. Untuk newborn baby, baiknya dimandikan menggunakan washlap, jika sudah agak besar baru mandi yang dibilas atau direndam di bak mandi.

5. Toiletries bayi (sabun & shampoo)

Biasanya khusus bayi sudah sabun sekalian shampo, jadi pilih yang top to toe wash saja biar praktis. Biasanya pihak rumah sakit akan memberikan seperangkat toiletries yang bisa cukup untuk 2-4 minggu setelah melahirkan. Jika harus beli, beli yang kemasan kecil dulu karena seringkali bayi bereaksi pada beberapa merek. Cari merek yang netral dan aman.

Rekomendasi: Sebamed, Naïf Care, Mustela, Aveeno

6. Kapas bulat dan baskom kecil

Kapas bulat ini bukan untuk mandi, tetapi berfungsi untuk membersihkan pup dan pipis bayi. Caranya cukup dicelupkan di air hangat, satu kapas dipakai satu kali saja diusap searah dari kemaluan ke anus (biasanya sekali pup habis 3-5 bola kapas). Jadi tidak perlu pakai tisu basah yang kadang bikin iritasi kulit bayi. Tips biar tidak repot bolak balik ambil air, sediakan wadah/baskom kecil khusus untuk air. Tiap akan ganti popok dan membersihkan bayi, kapas dicelup ke air, dan kapas kotor tinggal dibuang langsung ke tempat sampah. Jadi air dan kapas bulat yang belum dipakai tetap bersih. Air untuk membasuh kotoran dapat dicampur dengan Dettol Antiseptic (Lactacyd) agar lebih steril, berguna jika khawatir dengan kualitas air di rumah, atau jika bayinya alergi.

7. Meja ganti (baby fafel) – Opsional

Baby tafel biasanya dipakai untuk memandikan bayi dengan washlap di meja tafel, lalu setelah selesai baru dibasuh di bak mandi. Menurut saya pribadi tidak perlu.

Perlengkapan Tidur Bayi

Perlengkapan tidur bayi juga sebenarnya tergantung pilihan orang tua bayi, apakah bayi akan tidur bersama orang tua (co-sleeping) atau tidur sendiri terpisah (di baby box).

1. Perlak waterproof

Perlak atau alas ompol waterproof sebaiknya yang permukaannya rata, tidak perlu yang bergelembung, sebab sulit dibersihkan jika terkena kotoran. Fungsinya agar pipis dan pup bayi tidak tembus ke sprei, untuk memandikan bayi newborn di kasur, dan juga untuk membersihkan pipis dan pup saat sedang tidak mandi. Beli perlak karet biasa saja, jangan perlak modern yang dilapis kain waterproof lagi, karena jika basah ujung-ujungnya semuanya harus dicuci, kurang praktis.

Rekomendasi: Perlak Renata

2. Alas tidur dan alas ompol

Alas tidur diletakkan di atas perlak waterproof. Sedangkan alas ompol bisa dilapis lagi di atas alas tidur. Agar hemat, bisa menggunakan kain bedong berbahan flanel untuk alas tidur. Saya sendiri co-sleeping dengan bayi saya, dan biasanya menggunakan selimut bayi (bedcover merk Dreamsyard) sebagai alas tidurnya, biar mudah digeser-geser, haha..

3. Selimut bayi

Sebenarnya selimut bayi fungsinya bukan untuk tidur di rumah saat malam, karena biasanya sudah dibedong. Atau kalau memang tidak dibedong, penggunaan selimut untuk bayi itu sebenarnya SANGAT TIDAK direkomendasikan karena risiko SIDS. Jadi lebih baik pakaikan saja sleepsuit yang tertutup kakinya, atau pakai sleeping sack. Namun, selimut bayi tetap diperlukan untuk membawa bayi newborn bepergian keluar rumah, misalnya untuk imunisasi atau kontrol ke rumah sakit. Pilih selimut bayi berbahan tebal yang ada topinya. Hindari beli dengan bahan yang berbulu, takut bayi masih rentan atau alergi dengan debu/bulu. Opsinya bisa membeli bahan yang mirip handuk tetapi lembut, selain hangat juga mudah dibersihkan. Saya sendiri pakai selimut Maison Elmesa On-The-Go untuk bepergian, sedangkan ada selimut merk Dreamsyard yang saya pakai sebagai alas tidur bayi saya.

Opsional

  • Kelambu. Kelambu sangat berguna jika dirumahnya banyak nyamuk, agar bayi tidak mudah terganggu tidurnya oleh gangguan nyamuk. Bisa pilih yang model biasa saja, model buka tutup seperti payung. Saya tidak beli, mengingat di Inggris tidak ada nyamuk. Namun sepertinya penting punya kalau di Indonesia, agar bayi tidak digigit nyamuk.
  • Baby box. Boks bayi sebenarnya tidak perlu jika bayi akan tidur bersama orang tuanya. Namun jika memang perlu beli, jangan lupa untuk mempersiapkan kasur, seprai dan alas perlak. Perlu diperhatikan bahwa boneka, bantal, guling, dan bumper pelindung sisi boks bayi itu tidak direkomendasikan karena risiko SIDS (tolong baca sendiri ya, ada pengalaman nyata teman saya yang bayinya kena SIDS dan pada akhirnya meninggal dunia). Jika pakai box bayi, di kasurnya tidak boleh ada barang apapun, bahkan selimut pun bahaya, lebih baik pakaikan sleepsuit saja yang tertutup tangan dan kakinya, atau pakai baby sleepsack. Dulu saya sempat beli bedding set (selimut, bantal peyang, bantal, dan guling dari Dreamsyard, tapi yang terpakai akhirnya hanya selimutnya sebagai alas tidur bayi). Opsi lain jika tetap ingin beli tapi ingin yang praktis, bisa pilih Nuna Sena karena ketika dilipat menjadi kecil sekali dan tidak memakan tempat.
Perlengkapan Menyusui

Khusus bagian ini sebenarnya tergantung keputusan ibu, apakah akan menyusui bayinya secara langsung atau tidak. Ada ibu yang harus bekerja sehingga tidak bisa menyusui secara langsung, sehingga perlengkapan ini wajib dibeli jika ingin bayi tetap mendapat asi eksklusif. Jadi, kembali ke pilihan masing-masing, karena kebutuhan datang dari pilihan. Namun sebenarnya tidak ada salahnya untuk mempersiapkan hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya ingin menyusui langsung tetapi karena bayi kuning (bilirubinnya tinggi), harus disinar di rumah sakit, jadi terpaksa harus memberikan asi lewat botol, atau saat ibu sakit, dan juga bisa dipakai untuk mengosongkan asi saat bayi sedang tidak lapar atau sedang tidak mau menyusui.

1. Breastpump

Baik untuk ibu di rumah atau ibu bekerja, kegiatan pompa ASI di awal sangat dibutuhkan. Biasanya untuk mengosongkan agar ASI terisi kembali, efeknya dapat memacu produksi ASI menjadi cepat bertambah. Beberapa ulasan menyebutkan bahwa lebih enak yang manual karena lebih banyak hasilnya, tetapi kembali lagi ke preferensi dan kecocokkan masing-masing. Selain itu, jangan lupa untuk belajar memerah ASI dengan tangan karena sebenarnya bisa lebih efektif dan banyak hasilnya.

Rekomendasi: Spectra 9+ atau Spectra S1

2. Botol penyimpanan dan kantung plastik steril

Botol penyimpanan ASIP ini jenisnya ada botol plastik yang bisa dipasang pompa, botol kaca tutup karet, botol kaca tutup karet lama, dan lain-lain. Botol kaca lebih aman dibandingkan botol plastik. Untuk botol plastik jenisnya ada yang standard neck dan wideneck, disesuaikan sama kebutuhan saja perlunya yang mana. Selain botol plastik dan kaca, ASIP juga bisa disimpan dalam kantung plastik steril khusus. Penggunaan kantung plastik steril khusus ini praktis karena bisa hanya bawa satu botol untuk pompa dan hasil perahannya dipindahkan ke kantung plastik tersebut dan bisa langsung dibekukan. Penyimpanan ASIP dengan botol lebih hemat dibandingkan dengan kantung steril, karena bisa dipakai ulang. Kekurangannya, botol makan tempat di freezer. Biasanya setelah freezer penuh dengan botol, ganti cara penyimpanan dengan kantung steril. Saya dari awal tidak beli botol karena dari artikel yang saya baca, awalnya beli botol tetapi pada akhirnya semua pada berganti pakai kantung steril karena kulkas yang tidak cukup. Beli kantung asi steril yang tidak kaku agar bisa dipipihkan.

Rekomendasi: Botol Kaca ASI BKA, Kantong ASI Momo

3. Cooler bag

Cooler bag berguna untuk menyimpan ASIP, membawa ASIP dan peralatan ASIP di perjalanan termasuk ice pack atau ice gel, dan juga terakhir, bisa untuk makanan hangat saat MPASI nanti. Cooler bag ada dua tipe, single atau dual compartment. Tipe single compartment biasanya digunakan untuk yang memerah ASI dengan tangan atau pompa manual serta perlengkapannya tidak begitu banyak (sebatas botol, icepack, pompa manual, kantung plastik steril). Sedangkan tipe dual compartment biasaya digunakan untuk yang menggunakan pompa elektrik, yang penyimpanannya harus dipisah dengan ASIP dan icepack. Saya sendiri pakai Fridge-to-go, coolerbag yang ada integrated ice pack di dalamnya, serius ini tahan dinginnya hingga 10 jam lebih. Saya juga punya merk Igloo yang Dual Compartment 24 (harus beli ice pack tambahan) tapi ternyata lebih awet dan praktis pakai Fridge-to-go.

4. Ice pack / ice gel

Digunakan untuk mendinginkan ASI selama di kantor atau di perjalanan. Bentuknya bervariasi, ada yang kemasannya keras (icepack) dan lekukan (2 lekuk, 3 lekuk) atau flat (bata), ada juga yang kemasannya seperti kantung (icegel) dengan ukuran kecil, sedang, besar, berbentuk selimut, dan lainnya. Cari yang awet, yang dipakai 12 jam masih dingin dan tidak mencair. Saya pakai Igloo Maxcold Ice Glaze (bisa beli di Ace Hardware).

5. Cupfeeder atau botol dot

Berfungsi untuk mengajarkan bayi minum ASIP tidak langsung dari ibunya, ada dua pilihan, yaitu cupfeeder atau dot. Idealnya lebih baik pakai cupfeeder (atau bisa juga pakai sendok/pipet) untuk menghindari risiko bingung puting (bingung puting yaitu bayi tidak ingin menyusu langsung dari ibunya, karena terbiasa pakai dot). Pemakaian cupfeeder cukup sulit dan harus sabar, kadang bayi tidak bisa berhenti bergerak jadi asi tumpah kemana-mana, sayang juga. Jika terpaksa pakai dot, cari yang alirannya lambat, nipple-nya lembut dan ada ventilator yang mencegah kembung. Saya sendiri beli Medela Cup Feeder tapi tidak terpakai, untuk botol beli Dr. Browns Wide Neck hanya terpakai sebentar karena tiba-tiba bayi mogok minum dari botol dot (setelah dianalisis sepertinya karena aliran susunya terlalu kencang dan suka bocor), akhirnya terakhir ganti ke Pigeon Peristaltic Wide Neck, dan alhamdulillah bayi mau minum ASIP dari botol dot lagi. Jadi, saran saya untuk botol dot, langsung beli merk Pigeon saja, tidak perlu yang mahal-mahal seperti Dr. Browns, karena setelah dipakai beberapa lama, kurang awet (suka bocor susunya).

6. Perlengkapan lainnya

Sabun cuci botol food grade (saya pakai merk Babymax), drying rack buat menempatkan dan mengeringkan botol yang udah dicuci (saya pakai merk Boon), dan travel drying rack jika akan bepergian (saya pakai merk OXO Tot On-the-Go Travel Drying Rack with Bottle Brush).

Opsional

  • Steriliser. Sebenarnya untuk sterilisasi bisa juga menggunakan panci dengan merebus air panas. Namun apabila berencana membeli, kalau bisa jangan beli yang uap, kata teman saya sterilizer uap ujung-ujungnya tidak terpakai, sekalian beli saja yang elektrik untuk investasi di masa mendatang, bisa dipakai untuk mainan bayi dan lainnya. Saya sendiri pakai merk Haenim, dan masih terpakai sampai sekarang untuk perlengkapan botol dan makan bayi. Rekomendasi: Haenim, Upang
  • Bottle warmer. Alat untuk menghangatkan botol ASIP. Sebenarnya bisa juga dihangatkan menggunakan panci yang didalamnya ada air panas. Saya sendiri tidak beli karena merasa kurang perlu.
Perlengkapan Ibu

1. Bra menyusui

Selama menyusui sebaiknya selalu pakai bra agar payudara tidak turun. Cari yang nyaman dipakai (tidak ada kawat) dan mudah untuk dibuka agar bayi dapat segera menyusu saat kelaparan. Saya sendiri pakai Cheerilee, murah enak awet, juara!

Rekomendasi: Cheerilee, Mooimom, Mamaway

2. Breastpad

Fungsinya untuk mencegah ASI merembes ke baju, biasanya kalau sudah waktunya pumping/menyusui tandanya memang merembes. Breastpad ada yang disposable (sekali pakai) dan washable/reusable. Kembali lagi, pilih sesuai preferensi. Beberapa artikel menyebutkan bahwa yang tipe disposable lebih nyaman dan benar-benar menyerap rembesan ASI lebih baik. Sedangkan untuk tipe yang washable/reusable, biasanya enak dipakai 2-3 kali aja setelah itu lama-lama kaku dan tidak begitu menyerap ASI lagi. Saya sendiri pakai yang sekali pakai. Malas cuci-cuci, realistis ajalah.

Rekomendasi: Bamboobies Reusable, Dacco

3. Pembalut nifas

Saat awal setelah melahirkan, tiap pipis harus ganti pembalut, karena ada bekas jahitan (untuk yang melahirkan normal) yang harus selalu bersih. Selain pakai pembalut nifas bisa juga pake pembalut biasa tipe night extra long. Saya tidak beli pembalut khusus nifas, tetapi beli pembalut biasa saja merk Laurier Super Slimguard yang warna biru untuk malam hari karena lebih panjang.

Rekomendasi: Dacco Pembalut Bersalin, Monalisa Pembalut Bersalin

Opsional

  • Baju menyusui / baju kancing depan agar lebih mudah untuk menyusui, beli agak banyak karena terkadang suka kena ompol bayi. Beli yang biasa saja untuk dipakai dirumah, cari bahan yang adem, kalau sudah punya sebenarnya tidak perlu beli. Untuk bepergian, bisa pakai baju atau kemeja kancing depan, tetapi kadang yang berkancing suka lama proses bukanya, biasanya bayi sudah keburu rewel, baiknya yang tidak berkancing tapi ada bukaan depan khusus menyusui.

    Rekomendasi: Mamigaya, Mikhadou

  • Korset ini berfungsi untuk mengencangkan perut setelah melahirkan, agar tidak kembung dan tidak kendor. Pilih yang pakai velcro, jangan yang pakai tali, karena pemakaiannya sulit sekali.

    Rekomendasi: Bellefit, Belly Bandit

  • Nipple cream merupakan keperluan tambahan untuk lecet puting yang sebaiknya dipersiapkan saja terlebih dahulu, walaupun belum tentu terpakai. Bisa juga dipakai untuk melenturkan puting sebelum menyusui. Saya pakai hanya 4-6 minggu pertama setelah melahirkan.

    Rekomendasi: Lansinoh HPA® Lanolin Nipple Cream, Medela Purelan Nipple Cream

  • Nursing cover ini penting untuk dipakai saat keluar rumah dengan bayi, minimal punya 1 (atau 2 untuk cadangan jika sedang dicuci), karena bayi tidak kenal tempat dan waktu jika mau menyusui. Sebenarnya bisa juga pakai selimut bayi atau gendongan bayi dari kain, jika tidak mau membeli nursing cover.

    Rekomendasi: Bebe au Lait, Maison Elmesa.

  • Nursing pillow ini lumayan membantu untuk ibu yang pertama kali menyusui, biasanya suka agak bingung menggendong bayinya harus seperti apa. Saya sendiri punya satu dan sangat terbantu sampai 2-3 bulan pertama menyusui.

    Rekomendasi: Baby Loop

Perlengkapan Bepergian

1. Gendongan (babywearing gears)

Untuk gendongan, jenisnya bermacam-macam, yaitu baby wrap, baby slings, dan baby carriers. Saat masih bayi newborn sebaiknya pakai yang model baby wrap atau pakai kain jarik tradisional saja. Saat sudah usia 3 bulan, bisa pakai baby carrier (tipenya ada yang SSC atau soft structure carriers, ada yang HSC atau hip seat carriers). Pilih warna yang netral agar suami bisa pakai juga. Saya sendiri punya I-Angle Miracle, Boba Air, dan Stokke MyCarrier. Ulasan lengkapnya menyusul ya..

Rekomendasi: Mikhadou (Wrap), Boba Carrier, Ergo Baby Carrier, Tula Free To Grow (SSC), I-Angel Miracle (SSC+HSC)

2. Tas bayi (diaper bag)

Penting untuk membawa berbagai macam perlengkapan bayi saat bepergian. Untuk bayi baru lahir, sebaiknya beli yang model selempang samping saja jangan yang ransel, biar mudah kalau mau ambil apa-apa. Sebenarnya tidak perlu beli jika sudah punya tas besar yang bisa muat berbagai macam barang bayi. Pilih yang netral, unisex (agar bisa dipakai suami), dan yang banyak kompartemennya.

Rekomendasi: Pacapod, Jujube, Petunia Pickle Bottom, 7 A.M. Enfant

3. Kereta dorong bayi (stroller)

Diperlukan biasanya untuk yang tidak memiliki pengasuh, agar saat bepergian ibunya bisa handsfree melakukan hal lain sambil membawa bayi. Pilih yang menghadap ke ibu agar bayi nyaman. Untuk bayi newborn stroller harus yang datar untuk menidurkan bayi, bisa juga dipakai untuk menjemur bayi. Selain itu, beberapa hal lain yang perlu diperhatikan adalah kapasitas beban dan usia anak, tempat penyimpanan barang, tinggi pegangan stroller, mudah dibuka dibawa dan dilipat, ukuran stroller, dan kanopi. Rekomendasi: Bugaboo Bee 5, Babyzen Yoyo+, Easywalker Mini XS

Opsional

  • Baby bouncer. Membantu bayi agar bisa lepas dari gendongan ibunya. Rekomendasi: Nuna Leaf, Fisher Price.
  • Car seat. Car seat hanya perlu apabila memiliki mobil. Pilih yang berkualitas bagus karena dapat dipakai mulai dari bayi newborn hingga toddler. Rekomendasi: Maxi-Cosi
Tips
  • Beberapa barang banyak yang harganya cukup memusingkan, karena sifatnya barang elektronik, sebagai alternatif daripada membeli sekaligus, dapat dijadikan daftar hadiah jika ada teman atau keluarga yang bertanya.
  • Sebelum belanja sebaiknya membuat budget, karena bisa over limit. Banyak barang yang ingin dibeli padahal tidak harus dibeli saat pembelanjaan pertama untuk newborn, termasuk peralatan makan atau MPASI.
  • Barang belanjaan bayi itu sangat banyak, sementara ada beberapa yang belum waktunya untuk dibuka (apalagi alat elektronik), lebih baik membeli container besar dan disimpan jadi satu sebelum waktunya melahirkan.
Referensi
  1. http://www.echaimutenan.com/2015/08/perlengkapan-wajib-menjelang-kelahiran.html
  2. https://juzacheezytalk.wordpress.com/2015/03/26/392/
  3. http://www.sanirosa.com/2017/01/daftar-perlengkapan-bayi-baru-lahir.html
  4. http://www.the-alvianto.com/2015/02/berbelanja-kebutuhan-bayi.html
  5. https://fielkom2006.wordpress.com/2015/01/01/daftar-perlengkapan-bayi-baru-lahir-si-cantik/
  6. http://www.windiland.com/2016/01/serba-serbi-perlengkapan-bayi-baru-lahir.html
  7. http://www.tirashop.com/390/catatan-list-daftar-belanja-bayi-newborn/
  8. http://tips-ummi.blogspot.co.uk/2015/05/review-clodi-lokal-dan-import.html
  9. http://simplenailah.blogspot.co.uk/2015/06/ecobum-cover-review-clodi.html
  10. http://sierindiary.blogspot.co.uk/2015/09/tips-memilih-clodi-ala-mama-sierin.html
  11. http://www.dyahayuamallia.com/2015/03/review-clodi-oh-clodi.html
  12. http://mommiesdaily.com/2010/04/07/not-1-but-11-cloth-diaper-reviews/
  13. http://nnannas.blogspot.co.uk/2015/10/belanjaan-buat-baby-f.html
  14. https://agnesiaa.wordpress.com/tag/toko-perlengkapan-bayi/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s